Data
research terbaru tentang perilaku pembeli online
Indonesia
masuk dalam fase dimana penjual online sudah mulai bermunculan baik dari
penjual online produk maupun jasa. Tidak
sedikit dari mereka yang harus mengeluakan dana yang banyak dari pembuatan
aplikasi maupun web serta membayar gaji karyawan. Banyak hal yang harus
diperhatikan, dari banyaknya kompetitor yang bergerak di bidang yang sama,
perilaku pembeli online, maupun cara mempromosikan produk atau jasa mereka secara
tepat.
![]() |
| digital marketing |
Pembeli
online membuat keputusan sebelum mereka memilih platform mana untuk membeli
secara online. Calon pembeli saat ini menghabiskan lebih banyak waktu online,
hampir dua jam untuk setiap jam yang dihabiskan menonton TV. Disini saya akan
membahas bagaimana cara startup mempromosikan aplikasi atau e-commerce maupun
product mereka. Mereka bia mempromosikan produk mereka melalui televisi, ini
bagus untuk perkenalan pertama. Untuk pendekatan, digital memainkan peran yang
semakin penting, mengapa? Saya mendengar dari banyak calon pembeli bahwa mereka
tidak merasa seperti mereka mendapat cerita lengkap dari TV, karena batas iklan
hanya sekiatr 30 detik dan mungkin hanya memuat sekitar 76 kata-kata, tentu
sangat terbatas. Calon pembeli ingin mendapat informasi lebih, sehingga disini
penting bagi para startup untuk dapat memberkan informasi secara lengkap
melalui website, ataupun social media lain, dan disana pun para calon pembeli
dapat betukar pikiran dengan para calon pembeli lain. Dengan cara seperti itulah
calon pembeli dengan penjual akan mendapatkan ikatan emosional.

No comments:
Post a Comment